Pemberdayaan Pemuda Melalui Festival Olahraga Rakyat pada Peringatan 17 Agustus 2025 Desa Bandar Klippa

Authors

  • Elisa Haddina Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia. Author
  • Annisa Dwi Amri Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia. Author
  • Abdi Trinitatis Sihombing Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia. Author
  • Aland Pelita Teoli Zebua Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia. Author
  • M. Bayu Samudra Batubara Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia. Author
  • Nukhi Hotma Partahanan Ahmad Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia. Author

DOI:

https://doi.org/10.53905/joska.v3i01.10

Keywords:

Elisa Haddina, Annisa Dwi Amri, Abdi Trinitatis Sihombing, Aland Pelita Teoli Zebua, M. Bayu Samudra Batubara, Nukhi Hotma Partahanan Ahmad

Abstract

Objectives: Festival Olahraga Rakyat merupakan tradisi tahunan dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang memiliki potensi besar sebagai wahana pemberdayaan pemuda. Desa Bandar Klippa, Kecamatan Bandar, Kabupaten Deli Serdang menghadapi tantangan keterbatasan aktivitas produktif bagi pemuda yang dapat mengarah pada menurunnya semangat nasionalisme dan kurangnya keterampilan kepemimpinan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda melalui festival olahraga rakyat dengan meningkatkan keterampilan kepemimpinan, kerjasama tim, dan semangat nasionalisme di kalangan pemuda Desa Bandar Klippa.

Methods: Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan kepanitiaan, workshop manajemen event, serta penyelenggaraan 8 cabang lomba olahraga tradisional. Kegiatan dilaksanakan selama 3 minggu (29 Juli - 17 Agustus 2025) dengan melibatkan 150 pemuda sebagai panitia dan peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, serta kuesioner kepuasan.

Results: Kegiatan berhasil melibatkan 150 pemuda (72% partisipasi dari total pemuda desa), dengan peningkatan pemahaman kepemimpinan sebesar 67%, keterampilan organisasi 71%, dan semangat nasionalisme 83%. Festival menghadirkan 8 cabang lomba dengan total 420 peserta dari 6 dusun. Tingkat kepuasan peserta mencapai 4,6/5,0 dan 85% peserta menyatakan kegiatan meningkatkan rasa persaudaraan antar-warga.

Conclusion: Terbentuknya Karang Taruna aktif dengan struktur organisasi yang jelas, meningkatnya kohesi sosial antar-pemuda dari berbagai dusun, dan terciptanya blueprint festival yang dapat direplikasi tahun-tahun mendatang. Pemuda Desa Bandar Klippa kini memiliki kapasitas untuk menginisiasi dan mengelola kegiatan kemasyarakatan secara mandiri

References

Arifin, Z., & Saputra, H. D. (2021). Pengaruh kegiatan berbasis nilai kebangsaan terhadap karakter pemuda Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 145-158. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i2.38947

Dewey, J. (1938). Experience and education. Macmillan.

Haryanto, S. (2021). Partisipasi pemuda dalam pembangunan desa: Studi kasus di Jawa Tengah. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 21(1), 23-38. https://doi.org/10.22146/jpp.62541

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2023). Strategi nasional pemberdayaan pemuda 2023-2028. Kemenpora RI.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Nugroho, A. (2020). Olahraga tradisional sebagai media penguatan identitas budaya lokal. Jurnal Keolahragaan, 8(1), 89-102. https://doi.org/10.21831/jk.v8i1.31245

Perkins, D. D., & Zimmerman, M. A. (1995). Empowerment theory, research, and application. American Journal of Community Psychology, 23(5), 569-579. https://doi.org/10.1007/BF02506982

Prasetyo, W. D., Kusuma, I. J., & Hidayat, R. (2023). Efektivitas festival olahraga berbasis komunitas dalam meningkatkan keterampilan kepemimpinan pemuda. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 22(1), 67-81. https://doi.org/10.24114/jik.v22i1.41256

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Sutrisno, B., & Wibowo, A. (2022). Revitalisasi nilai-nilai kebangsaan melalui festival olahraga rakyat pada peringatan kemerdekaan. Jurnal Ketahanan Nasional, 28(2), 201-218. https://doi.org/10.22146/jkn.71548

Widodo, P., & Kusuma, D. H. (2022). Festival olahraga tradisional sebagai strategi pembangunan modal sosial di pedesaan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 10(3), 312-327. https://doi.org/10.22500/jsp.v10i3.5847

Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory: Psychological, organizational, and community levels of analysis. In J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of community psychology (pp. 43-63). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4615-4193-6_2

Published

2026-01-28

How to Cite

Haddina, E., Amri, A. D., Sihombing, A. T., Zebua, A. P. T., Batubara, M. B. S., & Ahmad, N. H. P. (2026). Pemberdayaan Pemuda Melalui Festival Olahraga Rakyat pada Peringatan 17 Agustus 2025 Desa Bandar Klippa. Joska: Jurnal Isori Kampar, 3(01), 62-67. https://doi.org/10.53905/joska.v3i01.10

Similar Articles

1-10 of 25

You may also start an advanced similarity search for this article.